75 Orang Peserta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Operator Scaffolding, Rigger dan K3 di PPSDM Migas
Kategori : berita pusdiklat migas Ditulis : Rabu, 21 Maret 2018 Hits : 322 oleh :

Sebanyak 75 peserta telah mengikuti PelatihanOperator Scaffolding, JuruIkatBeban (Rigger), Operator KeselamatandanKesehatanKerja (K3), di PPSDM Migas Cepu selama tiga (3) minggu.  Pelatihan tersebut adalahProgram Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina E&P Cepu(PEPC). Ini merupakan kali ke 3 PEPC menyerahkan peserta untuk mengikuti pelatihan di PPSDM Migas sejak tahun 2014 yang lalu,  dan acara ini secara resmi dibuka oleh Kepala PPSDM Migas Cepu Ir. Wakhid Hasyim, M.T, hari Senin, (19/03/2018).


 


Dalam sambutannya Kepala PPSDM Migas mengatakan, dunia industri perminyakan  adalah memiliki faktor resiko yang sangat tinggi, diantaranya padat modal, padat teknologi dan padat resiko. Sifat industri migas adalah sebuah industri yang mahal (membutuhkan biaya besar), global, dan penuh dengan resiko. Untuk itulah melalui program CSR PEPC saudara-saudara dikirim PEPC ke PPSDM Migas untuk mengikuti pelatihan selama 3 (tiga) minggu. “Waktu yang sangat singkat ini agar dapat dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh dan semangat yang tinggi”, pesan Kepala PPSDM Migas.


Kepala PPSDM Migas mengikatkan bahwa menjadi  peserta dari diklat ini tidak mudah dan harus mengikuti beberapa seleksi, dan saudara yang lolos dan terpilih hingga bisa mengikuti diklat di PPSDM Migas ini. Perlu diingat bahwa saudara adalah putra daerah dan sebagai asset pemerintah daerah. Perhatian Pemerintah Daerah dan PEPC kepada masyarakat sekitar sangat besar,khusunya untuk putra daerah dan biaya yang dikeluarkan tidak kecil, sehingga saudara bisa mengikuti pelatihan di sini. Diharapkan agar selama mengikuti diklat ini peserta harus sungguh-sungguh karena setelah pelatihanakan dilanjutkan dengan ujian sertifikasi.“Sehingga saudara nantinya selain memiliki ketrampilan yang lebih juga memiliki kompetensi dibidangnya. Bisa bermanfaat bagi perusahaan, dan masyarakat sekitar”, ungkap Wakhid Hasyim.


 


Pelatihan Operator Scaffolding (25 Peserta), Juru Ikat Beban (Rigger) (25 Peserta) dan Operator Keselamatn dan Kesehatan Kerja (K3) (25 Peserta) kali ini dilaksanakan pada tanggal 19 Maret s.d 9 April 2018 dan dilanjutkan sertifikasi pada tanggal 10 s.d 12 April 2108 di PPSDM Migas. Pelatihan dilaksanakanatasdasar kerjasama antara Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyakdan GasBumi (PPSDM Migas) dengan PT. Pertamina E&P CepudanLembagaInformasidanKomunikasiMasyarakatBanyuuripBangkit (LIMA2B)  nomor Order PelaksanaanKegiatan 32/OPK/BPMPP/III/2018, 33/OPK/BPMPP/III/2018, dan  34/OPK/BPMPP/III/2018.


Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Agus Suriyanto mewakili Bupati Bojonegoro mengatakan “Pada awalnya Disnakertrans Bojonegoro hanya bisa memberikan kontribusi tenaga-tenaga  unskill – setelah sadar dan di dukung oleh pelaku industri migas di Bojonegoro, Disnakertrans menyiapkan tenaga kerja supaya bisa mendapatkan skill terutamanya dibidang migas” ungkapnya. Pada kesempatan ini Manager Public & General Affair & Relation Pertamina EPCepu, Kunadi menjelaskan tujuan pelatihan yang hanya dilaksanakan selama 3 minggu diharapkan mampu membekali peserta dengan ketrampilan sehingga mempunyai ketrampilan yg lebih agar bisa berkompetisi memanfaatkan peluang kerja yg ada. Kemanapun nantinya akan bekerja pasti akan membawa nama PEPC, PPSDM Migas dan Disnakertrans, Bojonegoro dan wilayah masing-masing terlebih harus siap bekerja dimana pun tempatnya baik di wilayah atau diluar Bojonegoro. (al/we)