PEMBUKAAN PELATIHAN PENGANTAR OPERASI LAPANGAN MIGAS Program Kerjasama PPSDM Migas dengan Universitas Trisakti
Kategori : berita pusdiklat migas Ditulis : Senin, 07 Agustus 2017 Hits : 309 oleh : Administrator

Pada hari Senin tanggal 7 Agustus 2017 di Aula PPSDM Migas telah dilakukan Pembukaan Pelatihan Pengantar Operasi Lapangan Migas program kerjasama PPSDM Migas dengan Universitas Trisakti yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Minyak dan Gas Bumi.


Pelatihan Pengantar Operasi Lapangan Migas dilaksanakan atas dasar kerjasama antara Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) dengan Universitas Trisakti.


Meningkatkan pengetahuan Akademik di bidang minyak & gas bumi dan meningkatkan kompetensi siswa, sehingga setelah lulus dari bangku kuliah nantinya mampu bersaing baik di pasar dalam negeri maupun tingkat internasional.


Pelatihan Pengantar Operasi Lapangan Migas dilaksanakan pada tanggal 7 s.d 9 Agustus 2017 di PPSDM Migas.


Kurikulum Pelatihan Pengantar Operasi Lapangan Migas direncanakan  sebanyak 25 jam, terdiri dari 4 jam teori dan 21 jam praktek, meliputi materi sbb :



  • Over view Kegiatan Lapangan Migas

  • Geologi Trip

  • Operasi Kegiatan Pengeboran

  • Operasi Produksi

  • Operasi Refinery

  • Pengarahan Program


Peserta Pelatihan Pengantar Operasi Lapangan Migas sebanyak 22 orang


Tenaga pengajar Pelatihan Pengantar Operasi Lapangan Migas direncanakan berasal dari pejabat fungsional widyaiswara, instruktur Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi dan praktisi.


Dalam sambutannya Ketua Jurusan Teknik Perminyakan Universitas Trisakti menyampaikan gunakanlah waktu kuliah lapangan tersebut sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu berdasarkan pengalaman lapangan yang ada di PPSDM Migas mulai dari hulu sampai dengan hilir.


Sambutan Ka PPSDM Migas yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Henk Subekti yang merupakan salam satu alumni perminyakan Trisakti menyampaikan PPSDM Migas ini milik negara manfaatkan sebaik-baiknya fasilitas negara tersebut untuk menuntut ilmu yang sekaligus membuka Pelatihan tersebut. (SI/JP)